Pendidikan, Kebudayaan dan Olahraga
Pagi para siswa dari SMA Katolik St. John's BSD dan SMA Santa Ursula BSD, yang menjadi Sekolah Mitra Goethe-Institut belum lama ini berkesempatan merasakan sedikit tentang Jerman di Indonesia.
Berkenalan dengan Jerman
Crossing Signs - Pengalaman Seni Jerman-Indonesia
Crossing Signs merupakan judul proyek seni, yang kini mencapai puncaknya di Jakarta. Disponsori oleh Institut Bagi Hubungan Luar Negeri (ifa), sebanyak 14 seniman muda asal Indonesia dan Jerman berkumpul untuk bersama-sama saling tukar pengalaman seni masing-masing serta mengembangkan jembatan antara seni, budaya, etnis dan masyarakat yang berbeda.
Hasilnya kini adalah pameran bersama para seniman muda ini, yang bisa disaksikan di Taman Budaya di Yogyakarta dan mulai tanggal 2 April bisa disaksikan di Jakarta, tepatnya di Galeri Nasional.
Diskusi yang diadakan oleh Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah di Jakarta. Atas undangan dari Fakultas Ekonomi pada tanggal 1. Maret 2011. Duta Besar, Dr Norbert Baas dan Kepala Bagian Pres dan Kebudayaan Kedutaan Jerman, Christoph Seemann melakukan diskusi dengan makalah, situasi Ekonomi Dunia dan peran Jerman serta Indonesia di G20, dengan para Mahasiswa.
Informasi lebih lanjut
CrossCulture Internships
With its CrossCulture Internships support programme, the Institut für Auslandsbeziehungen (Institute for Foreign Cultural Relations, ifa) shows its commitment to intercultural dialogue and strengthening the formation of networks between Germany and the Islamic world as a partner of the German Federal Foreign Office. Since 2005, it offers young working people and committed volunteers from the cultures involved the opportunity to expand their professional and political competence as well as to gather international experience through a stay in the other cultural area – also with the aim of strengthening the structures of civil society.
The deadline for applications for this year's programme is March 1st. For details, please contact the German Embassy.
Read more at:
http://www.ifa.de/crossculture
Melalui program-program khusus, Kementerian Luar Negeri Jerman dengan DAAD, membantu pengembangan pendidikan di Afganistan dan di Irak. Untuk menuju suatu masa depan yang lebih baik, negara-negara ini membutuhkan segera tenaga muda baru yang berpendidikan baik, yang bisa mengambil alih tanggung jawab di bagian administrasi, ekonomi dan ilmu pengetahuan. Pendidikan sekaligus juga merupakan faktor kunci bagi pengembangan struktur demokrasi dan stabilitas. Salah satu diantara banyaknya contoh kerja sama adalah: Fakultas Tata Kota dan Pemanfaatan Lahan dari UT Dortmund, yang dengan penuh antusias menjalin mitra kerja dengan empat perguruan tinggi Irak.
Lebih lanjut (bahasa inggris)
Selama duabelas bulan para seniman hidup dan berkarya di Jerman, atas undangan bersama dari Kementerian Luar Negeri Jerman, Senat Berlin dan kantor DAAD Berlin, mereka saling bertukar pengalaman dengan kota itu sendiri dan dengan kebudayaan Jerman. Tema utama program ini adalah kebebasan untuk berkarya dan dialog antara para seniman: bebas dari tuntutan mekanisme pasar maupun bebas dari sensor, para seniman diharapkan dapat bebas mempersembahkan karya mereka di Berlin.
Lebih lanjut (bahasa inggris)
Portal Alumni Deutschland
Portal Alumni Deutschland adalah situs gratis yang didukung oleh lima organisasi yaitu: AGEF, CIM, DAAD, InWEnt dan Goethe Institut, dan dibiayai oleh Kementerian Kerja Sama Ekonomi dan Pembangunan Jerman. Situs tersebut memberi kesempatan kepada semua alumni Jerman di seluruh dunia untuk meningkatkan kemampuan dan menjalin kontak yang dapat digunakan untuk keperluan pribadi maupun untuk pengembangan usaha mereka.
Inisiatif: "Sekolah: Mitra Masa Depan"
Pendidikan memberi perspektif - Menguasai berbagai bahasa membuka horison. Di sekolah-sekolah mitra kami di luar Jerman tidak hanya diberi akses untuk mengetahui bahasa dan pendidikan Jerman, melainkan ditujukan untuk bisa mencapai saling pengertian dan minat.
Dengan inisiatif kebijakan ilmu pengetahuan luar negeri "Menghubungkan
dunia ilmu pengetahuan".
Kementerian Luar Negeri Jerman pada tahun 2009 mendukung pertukaran
internasional bidang ilmu pengetahuan.